logo blog

2014-10-07T12:34:00+07:00

Sekilas Tentang Forex

Forex
Forex singkatan dari Foreign Exchange, atau pertukaran dari nilai mata uang asing. Bisnis forex sangat digemari saat ini karena bisa memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Dibalik keuntungan besar itu pasti ada sisi negatifnya yang besar pula, Bisnis forex bisa juga mengakibatkan kerugian puluhan dollar bahkan ratusan dollar dalam waktu singkat. Semua bisnis pasti ada sisi positif dan negatif, Pilihan terbaik kalau mau mengikuti bisnis forex yang memberikan keuntungan dalam waktu singkat saya beri saran kenali/pelajari sisi negatif dan positif sebelum memulai bermain bisnis forex. Jika sisi negatif di rasa lebih mengerikan maka stop disini tidak perlu anda lanjutkan, tetapi jika sisi positif bisa anda cerna dengan baik maka teruskan pelajari lebih mendalam tentang forex, jauhkan sisi negatif forex dari isi kepala anda karena harus yakin semua itu bisa dipelajari dengan mudah.

Jenis mata uang yang diperdagangkan dalam forex sangat beragam ini tergantung dari Broker/Bandar yang memberikan layanan ke anggotanya. Biasanya Mata uang yang paling banyak diminati sorang trader dan banyak dibahas di forum dari benua Eropa (
EUR,CHF,GBP), Amerika ( USD), Asia ( JPY), Autralia (AUD) dan Oseania (NZD) Semua mata uang tersebut berasal dari negara G7 karena relatif stabil dari sisi ekonomi negaranya dan pergerakannya tidak terlalu tajam, dan mata uang negara--negara ini yang akan mempengaruhin pergerakan ekonomi dunia.
  • USD/JPY  : US Dollar / Japanes
  • EUR/USD : Euro / US Dollar
  • GBP/USD : British Pound / US Dollar
  • USD/CHF : US Dollar / Swiss Fran
  • USD/CAD : US Dollar / Canadian Dollar
  • AUD/USD : Australian Dollar / US Dollar
  • EUR/GBP : Euro / British Pound
  • EUR/JPY  : Euro / Japanese Ye
  • EUR/CHF : Euro / Swiss Franc
  • GBP/CHF : British Pound / Swiss
  • GBP/JPY  : British Pound / Japanese
  • EUR/USD : Euro / US Dollar disebut
  • CHF/JPY  : Swiss Franc / Japanese Yen
  • NZD/USD  : New Zealand Dollar / US Dollar
Kenali Cross Rate adalah pasangan mata uang (pair) yang tak mengandung mata uang resmi suatu negara di mana mata uang tersebut diperdagangkan, misalnya transaksi forex dilakukan di Amerika (mata uang resminya adalah USD). Artinya pasangan mata uang yang tidak ada USD merupakan cross rate dari USD. Contohnya adalah GBP/JPY, EUR/GBP, CHF/JPY, BP/CHF, EUR/JPY dll.

BID/OFFER, Bid adalah harga dimana broker/bandar(pedagang besar) mau membeli mata uang kita. Offer berarti adalah harga dimana broker/bandar(pedagang besar) mau menjual mata uang kepada kita. Jadi apabila anda memasang posisi buy, maka saat order buy tereksekusi yang dipakai adalah harga offer. Sedangkan saat memasang posisi sell, maka saat order sell tereksekusi yang dipakai adalah harga bid. Sebagai contoh : pasangan pair EUR/USD 1.2617/1.2620, 1.2617 adalah harga bid dan 1.2620 adalah harga offer.

Stop loss / batas kerugian adalah batasan harga terendah atau kerugian yang dapat anda tanggung. Sebagai contoh apabila anda ingin  Buy/Beli/Long /Ask pair EUR/USD dikisaran 1.2617 dengan stop loss yang dipasang 1.2600 maka posisi yang anda tawarkan jika ternyata pasar forex trend turun maka kerugian yang anda tanggung -17 pips. Kerugian pips (point) bergantung pada jumlah contract size (lot) dan mata uang yang anda gunakan. Semua order akan di tutup otomatis tanpa perlu anda lihat.

Take profit / ambil untung adalah batasan harga tertinggi atau keuntungan yang anda maumau, Kebalikan dari Stop Loss. Sebagai contoh jika anda buka posisi trading Buy pada pair EUR/USD di 1.2620 dengan ambil untung 1.2650, maka jika pasar forex trend bagus maka pair EUR/USD naik dan jika menyentuh take pofit yang di pasang anda akan profit +30 Pips. Keuntungan 
pips(point) bergantung pada jumlah contract size (lot) dan mata uang yang anda gunakan. Semua order akan di tutup otomatis tanpa anda perlu lihat.
Pip adalah jumlah kecil dari pergerakan daftar harga. Contoh: EUR/ USD: 1.2620 berubah menjadi 12621 maka pergerakan pipnya adalah 1 pip. 

Lot adalah nama berbaring dari Volume. Ukuran unit standar dari transaksi. Biasanya, satu banyak standar adalah sama dengan 100, 000 unit dari dasar mata uang, 10, 000 unit adalah mini account, 1, 000 unit adalah akun mikro.

Leverage adalah Rasio antara jumlah jaminan dana yang dipinjam yang dialokasikan untuk trading. Contoh leverage : 1:100, 1:200, 1:500, 1:1.00. Untuk contoh, jika seorang trader memiliki margin $1 di account-nya dan ia membuka posisi $100, ia me-leverage 100 kali atau 1:100. Jika ia membuka pada posisi $500 dengan $1 dari margin dalam account-nya, leverage-nya 500 kali atau 1:500. Semakin Meningkatkan leverage anda berarti memperbesar baik laba atau rugi.

Margin adalah Jumlah uang yang dipergunakan untuk membuka atau mempertahankan posisi. Jumlah margin yang dibutuhkan tergantung pada seberapa banyak anda menggunakan lot untuk trading. Rumus perhitungan margin adalah : Leverage x Volume (Lot) x Contract Size. Jika kita tidak memperhatikan margin, bisa-bisa akun trading kita terkena margin call. 

Contoh : Misal broker A contract size 1 lot = $100.000 dan fasilitas leverage hingga 1:1.000.

  • Leverage 1:100 – 1 lot EUR/USD di harga 1,2650 Margin yang diperlukan = (1/100) x 1 lot x (EUR 100.000 x 1,2650) = $1.2650, Artinya di sini, dibutuhkan dana MINIMAL (Free Margin) $1.2650  untuk bisa membuka posisi 1 lot EUR/ USD di leverage 1:100
  • Leverage 1:500 – 1 lot EUR/USD di harga 1,2650 Margin yang diperlukan = (1/500) x 1 lot x (EUR 100.000 x 1,2650) = $253 Artinya di sini, dibutuhkan dana MINIMAL (Free Margin) $253 untuk bisa membuka posisi 1 lot EUR/USD di leverage 1:500
  • Leverage 1:500 – 0,1 lot EUR/USD di harga 1,2650 Margin yang diperlukan = (1/500) x 0,1 lot x (EUR 100.000 x 1,2650) = $25,3 Artinya di sini, dibutuhkan dana (Free Margin) hanya $25,3 untuk bisa membuka posisi 0,1 lot EUR/USD di leverage 1:500
Spread adalah selisih harga antara Bid/Buy dan Ask/Sell. Sebagai contoh, jika GBP/USD quote terbaca 1.6600/1.6604, maka spreadnya adalah selisih antara 1.6600 dan 1.6604, atau 4 pips/point.

Buy Stop adalah Seorang trader membuka order tunda diatas daftar harga pasar sekarang (Harga pasar saat ini). Contoh: Pair Curency EUR/USD harga dipasaran 1,2655/1.2653, Jika posisi order buy stop dipasang di 1,2680 Maka ketika harga di pasar trend naik menyentuh 1,2680, Maka sistem akan otomatis membuka order posisi buy stop menjadi posisi beli (Buy).

Sell ​​Stop adalah Seorang trader membuka order tunda dibawah daftar harga pasar sekarang (Harga pasar saat ini). Contoh: Pair Curency EUR/USD harga dipasaran 1,2655/1.2653, Jika posisi order sell stop dipasang di 1,2620 maka ketika harga di pasar trend sedang turun menyentuh 1,2620, Maka sistem akan otomatis membuka order posisi buy stop menjadi posisi jual (Sell).

Buy Limit adalah Seorang trader membuka order tunda yang bisa diletakan dibawah harga pasar sekarang (Harga pasar saat ini). Contoh: Pair EUR/USD ada dikisaran 1.2645, Posisi Buy Limit 1.2620. Ketika harga di pasar turun menyentuh 1.2620, Maka secara otomatis akan membuka posisi Order Buy Limit anda menjadi posisi Beli (Buy).

Sell Limit adalah Seorang trader membuka order tunda yang bisa diletakan diatas harga pasar sekarang (Harga pasar saat ini). Contoh: Pair EUR/USD ada dikisaran 1.2645, Posisi Sell Limit 1.2670. Ketika harga di pasar naik menyentuh 1.2670, Maka secara otomatis akan membuka posisi Order Sell Limit anda menjadi posisi Jual (Sell). 

Swap/Bunga adalah bunga yang akan dikenakan atau diberikan seorang trader jika posisi yang masih berjalan menginap di dua transaksi yang bertentangan. Antara transaksi buy dan transaksi sell ada perbedaan harga swap walaupun di dalam pair yang sama. 
Subscribe to this Blog via Email :
Author commando98

Author:

Dalam Bekerja Harus Menantang Menantang Itu Harus Menyenangkan

1 comments:

Write comments

Unknown
Admin

March 8, 2018 at 8:56 PM
fundamental analysis is essential to your trading success as it helps you to assess how economic and political indicators affect the market.

Reply delete
avatar